Beberapa hari yang lalu, saya iseng bertanya pada teman-teman di twitter saya apakah kucing mereka suka kentut. Ternyata, banyak juga yang menjawab iya, baik yang kentutnya bau atau tidak, tetapi tidak semua. Ada yang kucingnya tidak pernah kentut, bahkan ada yang baru tahu kucing bisa kentut. Kucing memang bisa kentut, tapi lebih jarang dari anjing. … Continue reading Pusing dengan Kentut Hewanmu?
Kucingku Muntah Bulu! Perlukah Panik?
Pernah lihat kucingmu muntah, tapi yang keluar bukan cairan atau makanan, tapi gumpalan bulu? Hairball, atau bahasa kerennya trichobezoar adalah hal yang cukup umum. Kucing menghabiskan sekitar 25% waktu bangunnya untuk grooming dengan menjilati rambut dengan lidahnya yang kasar seperti ditutupi kait. Karena itu, tidak heran kalau banyak rambut yang tersangkut di lidah dan tertelan. … Continue reading Kucingku Muntah Bulu! Perlukah Panik?
Pet Food Bikin Kanker? Mengenal Reaksi Maillard
“Makanan komersil bikin (kanker, diabetes, obesitas, penyakit kronis)!" Klaim seperti ini sering disebut oleh pengguna diet alternatif (seperti homemade food dan raw food). Ada cukup banyak bukti epidemiologis yang tersedia untuk mendukung atau membantahnya, tetapi bukan itu yang ingin saya bahas saat ini. Yang ingin saya bahas: jika memang makanan kering atau komersil menyebabkan berbagai penyakit, bagaimana prosesnya?
Kesalahan Memberi Makan Anjing & Kucing Bunting, Menyusui, dan Anakan
Setelah melahirkan dan menyusui, induk anjing atau kucing sering menjadi kurus dan rambutnya rontok. Bahkan, dalam beberapa kasus, mereka sampai meninggal karena malnutrisi. Kebutuhan nutrisi pada masa reproduksi dan menyusui tidak bisa disamakan dengan kucing dewasa. Pada masa-masa ini, kebutuhan nutrisi sangat demanding. Sayangnya, banyak pemilik hewan yang belum tahu apa yang membedakan kebutuhan nutrisi mereka, sehingga sering terjadi kesalahan berikut.
Keseraman Pengawet dalam Pet Food
Bagaimana makanan hewan komersil kering maupun basah bisa bertahan berbulan-bulan hingga bertahun-tahun? Pasti ada pengawetnya! Dari kecil, kita (atau saya, sih) sering dengar kalau pengawet dalam makanan itu berbahaya, bisa menyebabkan kanker. Di makanan hewan pun, desas-desus serupa sering terdengar. Jika ini benar, tentu berbahaya sekali, mengingat anjing atau kucing makan makanan komersil setiap hari dalam porsi besar, bukan seperti kita yang makan cemilan hanya sesekali.
Makanan Grain Free dan Gangguan Jantung
Dalam belasan tahun terakhir, makanan hewan grain-free menjadi sangat populer. Namun, popularitas ini mulai redup di tahun 2018 dan 2019 (1), sejak FDA Amerika Serikat mulai menginvestigasi hubungan makanan BEG (boutique, exotic, grain-free) dengan dilated cardiomyopathy (DCM).
DCM adalah salah satu masalah jantung yang fatal pada anjing, di mana otot jantung mulai rusak dan melemah, sehingga kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh.
Stop Baca Persentase Protein di Makanan Hewanmu
Saya sering dengar kalau persentase protein di bisa jadi penentu bagus tidaknya makanan hewan. Saya tidak terlalu peduli berapa persentase protein atau protein kasar, dan saran saya, kamu juga tidak perlu peduli. Kalau masih dalam satu merk, membandingkan persentase protein mungkin masih ada gunanya, tapi kalau berbeda merk, lupakan saja. Tidak ada gunanya. Kenapa?
Memberi Treats dengan Aman
Sama seperti manusia, hewan peliharaan kita suka tidak tahan dengan godaan treats (aka snack). Kadang, mereka tergoda separah itu, sampai mereka tidak nafsu makan makanan aslinya. Apakah ini bahaya? Jelas. Kebanyakan treats nutrisinya tidak lengkap dan seimbang. Bagaimana seharusnya kita memberi treats tanpa mengacaukan asupan nutrisi mereka?
Makanan Hewan yang Mengandung Antibodi Telur, IgY
Sebelumnya, saya pernah membahas bagaimana tidak bergunanya suplemen penambah imun yang berbahan dasar antibodi, karena prinsip kerjanya bertentangan dengan imunologi dasar. Namun, ada beberapa produk makanan hewan ternama yang mengandung antibodi. Apakah makanan-makanan ini juga tidak berguna, sama seperti suplemen antibodi?
Apa yang Membuat Nutrisi Kucing Unik?
Kucing, sang karnivora sejati, tentu tidak sama kebutuhan nutrisinya dengan manusia. Apa saja perbedaannya anatomi dan morfolginya? Bagaimana perbedaan tersebut memengaruhi kebutuhan nutrisi kucing? Bicara nutrisi pasti tidak lepas dari sistem pencernaan: mulut, kerongkongan, lambung, usus. Ternyata, sistem pencernaan kucing dan manusia memang berbeda.
