Manfaat Filgrastim (G-CSF) untuk Kasus Parvovirus dan Panleukopenia?

Parvovirus masih menjadi momok menakutkan bagi anjing dan kucing (penyebab panleukopenia di kucing termasuk golongan parvovirus juga) di Indonesia karena tingkat kematiannya yang tinggi. Pengobatan infeksi parvovirus biasanya berupa terapi simptomatis berdasarkan gejala yang muncul karena belum ada antivirus yang mujarab. Terapinya biasa mencakup terapi cairan atau infus, antimuntah, antibiotik, mungkin beberapa suplemen, dan terapi … Continue reading Manfaat Filgrastim (G-CSF) untuk Kasus Parvovirus dan Panleukopenia?

Kitten dan Puppy Tiba-Tiba Lemah, Waspada Hipoglikemia

Ketika praktik, saya berapa kali menjumpai pasien anak anjing atau kucing yang tadinya sehat dan aktif, kemudian tiba-tiba lemah dan seperti hewan pingsan. Tentu ada banyak kemungkinan penyebabnya, termasuk penyakit infeksius (utamanya parvovirus), kelainan kongenital, dan lainnya. Ada satu penyebab yang sebenarnya sederhana, tetapi sering terjadi, yaitu hipoglikemia atau gula darah rendah. Kelainan ini yang … Continue reading Kitten dan Puppy Tiba-Tiba Lemah, Waspada Hipoglikemia

Menimbang Perlunya Mengganti Jarum Saat Vaksinasi

Vaksin anjing dan kucing umumnya terdiri dari satu vial berisi vaksin cair atau dua vial berisi vaksin yang berupa serbuk dan pelarutnya. Dokter hewan akan mengambil pelarut menggunakan alat suntik berupa syringe dan jarum, lalu mencampurkannya ke dalam vial berisi vaksin, kemudian mengambil kembali vaksin yang kini berupa larutan ke dalam alat suntik. Ada suatu praktek umum … Continue reading Menimbang Perlunya Mengganti Jarum Saat Vaksinasi

Kucing yang Tidak Sembuh-Sembuh dari Flu

Flu adalah salah satu keluhan paling umum di klinik hewan. Kebanyakan kucing yang kena flu akan sembuh dengan atau bahkan tanpa diobati, tetapi ada sebagian kecil kucing yang terus-terusan mengeluarkan ingus walau sudah bolak-balik ke dokter hewan. Beberapa kucing mungkin membaik saat diobati, tapi begitu berhenti makan obat, flunya kembali. Ada beberapa hal yang dapat … Continue reading Kucing yang Tidak Sembuh-Sembuh dari Flu

Tidak Semua Kutu Sama! Part 1: Kutu, Pinjal, dan Caplak

Gangguan ektoparasit adalah salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh anjing dan kucing. Sebenarnya diagnosisnya mudah, karena ektoparasit bisa tampak dengan mata telanjang. Pengobatannya pun tidak sulit, karena sebagian besar hanya perlu menggunakan obat tetes yang diberikan sebulan sekali. Namun, pengendalian ektoparasit ternyata tidak sesederhana itu. Mencegah serangan ektoparasit berulang memerlukan pengetahuan mengenai karakteristik … Continue reading Tidak Semua Kutu Sama! Part 1: Kutu, Pinjal, dan Caplak

Mata Kucing yang Rusak, Haruskah Diambil?

Anak kucing sangat sering mengalami sakit mata, entah karena virus, bakteri, atau trauma dari cakaran dan sebagainya. Jika tidak diobati segera, seringkali matanya makin rusak dan berakhir buta. Jika sudah sampai tahap ini, salah satu opsi yang bisa ditawarkan dokter hewan adalah operasi enukleasi, yaitu pengambilan bola mata. Mungkin ada yang bertanya-tanya apakah operasi ini … Continue reading Mata Kucing yang Rusak, Haruskah Diambil?

Haws Syndrome ― Mata Kucingku Jadi Putih!

Beberapa kali, saya pernah lihat pemilik kucing panik karena mata kucingnya jadi putih. Kalau pemilik kucing bertanya di base, pasti ada saja balasan yang berkata dengan percaya diri bahwa kucing tersebut cacingan dan harus dikasih obat cacing. Bagian putih tersebut sebenarnya adalah bagian normal anatomi mata kucing yang disebut membrana nictitans atau third eyelid (kelopak … Continue reading Haws Syndrome ― Mata Kucingku Jadi Putih!

Bolehkah Durasi Pengobatan FIP Dipersingkat Jadi 42 Hari?

Bulan Juli kemarin, jurnal Viruses menerbitkan sebuah artikel berjudul "Short Treatment of 42 Days with Oral GS-441524 Results in Equal Efficacy as the Recommended 84-Day Treatment in Cats Suffering from Feline Infectious Peritonitis with Effusion—A Prospective Randomized Controlled Study". Sederhananya, penelitian menemukan bahwa pengobatan FIP yang selama ini harus dilakukan selama 84 hari bisa dilakukan … Continue reading Bolehkah Durasi Pengobatan FIP Dipersingkat Jadi 42 Hari?

Kucing Ini Jantan, Bukan Kelamin Ganda

Di bulan Agustus 2024, saya kedatangan seekor anak kucing berusia 3 bulan -- sebut saja namanya Bubu -- untuk keperluan vaksinasi pertamanya. Kucing berambut panjang tersebut sehat dan aktif; tidak ada masalah yang membuatnya tidak boleh divaksin. Namun, saya baru terkejut ketika pemiliknya menanyakan jenis kelamin kucing yang baru ia adopsi tersebut. Bentuk kelamin Bubu … Continue reading Kucing Ini Jantan, Bukan Kelamin Ganda

Mitos Jamur pada Hewan: Suntik Jamur

Beberapa orang mengobati jamur dengan kunyit, tapi buat sebagian orang, mengobati jamur kulit (dermatofita) pada hewan belum afdal kalau disuntik. Rasanya, ada yang kurang kalau sekadar diberi obat oles dan obat makan. Atau mungkin, pemilik mencari alternatif suntik karena kesulitan memberi makan obat ke hewannya. Beberapa penyedia layanan kesehatan hewan (dokter hewan dan dokter-dokteran) juga menyediakan jasa suntik jamur. Di sisi lain, banyak juga dokter hewan yang bilang bahwa suntik jamur itu tidak ada. Bagaimana fakta sebenarnya?